Home » » Menjadi Introvert yang Produktif

Menjadi Introvert yang Produktif

Introvert adalah sifat dasar seseorang yang lebih menyukai kesendirian dalam bersosialisasi. Singkatnya, seorang dengan kepribadian introvert lebih berfokus ke dalam dirinya sendiri. Biasanya mereka terlihat pendiam, suka menyendiri, dan pemalu.  Sedangkan kebalikan dari sifat introvert disebut dengan ekstrovert yaitu orang dengan prilaku yang cenderung suka bergaul dengan orang lain.

Menjadi introvert yang produktif


Jika Anda ingin mengetahui apakah Anda seorang introvert atau bukan, dan bagaimana menumbuhkan suasana yang nyaman untuk diri sendiri, maka artikel ini akan memberikan cara bagaimana Anda bisa belajar untuk menjadi introvert yang produktif dalam suasana lingkungan yang nyaman sesuai kepribadian introvert.

1. Mengenal Kepribadian Introvert

Bedakan antara prilaku introvert dan perilaku anti-sosial.
Ada banyak kesalahpahaman tentang apa itu introvert, yang harus dipahami adalah introvert bukanlah prilaku "anti-sosial". Introvert lebih cenderung suka untuk menghabiskan waktu sendirian, biasanya lebih memilih menyendiri dibandingkan mengerjakan kegiatan kelompok. Sedangkan kepribadian anti-sosial lebih mirip dengan psikopat atau sociopat, dan mengacu pada ketidakmampuan untuk berempati atau merasakan emosional orang lain. Dan sesungguhnya orang anti-sosial biasanya memiliki sifat egois yang sangat tinggi.

Tidak ada yang salah menjadi introvert, walau banyak buku-buku motivasi tentang panduan menjadi sukses dan kaya yang menunjukkan bahwa keterbukaan adalah kunci menuju kesuksesan dan kekayaan. Tetapi faktanya tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pribadi intorvert atau ekstrovert lebih produktif atau sukses dari yang lain. Semua jenis kepribadian  baik introvert maupun ekstrovert dapat menjadi kreatif dan produktif  dengan syarat mereka masing-masing bekerja dalam lingkungan kerja yang tepat sesuai dengan kepribadiannya.

Bedakan antara pribadi introvert dan "pemalu".
Banyak orang introvert terlihat "pemalu" di depan umum, hal ini sebenarnya tidak selalu terjadi. Penting untuk mempelajari perbedaannya antara introvert dan pemalu. Introvert bukanlah ukuran rasa malu, seperti extrovert yang bukan berarti lebih berani terbuka.
  • Rasa malu pada seseorang umumnya disebabkan karena takut berbicara dalam suatu kelompok serta gagal untuk berkomunikasi dengan orang lain, karena itu banyak yang menyendiri untuk menghindari hal ini. 
  • Introvert suka menyendiri bukanlah karena malu, tetapi karena bekerja sendiri lebih menggairahkan daripada bekerja dengan orang lain. Interaksi sosial dengan orang lain bukan prioritas dan kurang menarik bagi introvert. Introvert sebenarnya tidak "takut" untuk berinteraksi dengan orang lain, mereka hanya kurang antusias dengan hal itu.

Perhatikan hal yang membuat Anda senang dan bergairah.
Apakah Anda selalu berpikir bagaimana menghabiskan waktu sendirian? Apakah Anda lebih suka bekerja sendiri dalam sebuah pekerjaan/tugas. Atau apakah Anda lebih suka mengerjakannya secara berkelompok dengan orang lain? Misalnya dalam situasi kelompok, apakah hal itu membuat Anda pusing, bingung dan tidak bisa memberikan kontribusi ide-ide bagi pekerjaan yang sedang dilakukan, atau Anda lebih suka menyimpan pendapat Anda untuk percakapan tersendiri di belakang kelompok bersama orang tertentu?
  • Umumnya, Anda tidak akan menjadi seorang introvert dengan mengubah prilaku Anda. Misalnya seorang ekstrovert tidak bisa menjadi introvert dengan mengubah prilakunya dengan menyendiri. Karena bagi introvert ada hal lain selain hanya menghabiskan waktu sendirian yaitu Anda harus bisa nyaman dan menikmatinya, serta hal ini bisa membangkitkan daya kreativitas Anda. 
  • Dengan mengamati kecenderungan prilaku alami Anda sendiri, cobalah untuk membina prilaku ini menjadi lebih baik. Jika Anda berpikir Anda adalah seorang ekstrovert, maka tidak ada alasan untuk mencoba mengubah diri Anda menjadi seorang introvert. 

Instrovert, ekstrovert dan ambivert.
Kadang seseorang tidak terlihat jelas apakah ia seorang introvert atau ekstrovert. Ambivert adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan orang-orang seperti ini, mereka memiliki pribadi yang bergerak dengan nyaman di antara kedua pribadi introvert dan ekstrovert. Bahkan ada juga orang yang benar-benar seimbang antara introvert dan ekstrovert pada kisaran nilai 50:50 pada saat menjalani tes kepribadian.
  • Cobalah untuk mengikuti tes kepribadian Myers-Briggs untuk mengenal lebih lanjut kepribadian Anda. Dengan mengetahui jenis kepribadian Anda maka anda bisa memupuk sifat-sifat yang Anda miliki dengan cara yang cocok dan nyaman untuk menciptakan pribadi yang berkualitas dan kreatif yang akan mendukung Anda untuk meraih kesuksesan.

2. Menikmati Waktu Sendirian

Cari hobi yang bisa dikerjakan sendiri.
Jika Anda ingin menikmati kehidupan introvert, carilah hobi yang bisa dilakukan sendirian tanpa membutuhkan kehadiran orang lain. Misalnya hobi yang mencakup hal-hal seperti:
  • Berkebun
  • Membaca dan menulis kreatif
  • Melukis
  • Golf, jogging, renang
  • Memainkan alat musik
  • Hiking
  • dll
Menikmati akhir pekan di rumah. 
Ciptakan ruang introvert yang lebih besar untuk diri sendiri, dengan cara tinggal di rumah saat akhir pekan, jangan pergi jalan-jalan. Habiskan malam dengan bersantai sambil membaca buku yang bagus daripada harus mengelilingi kota atau bepergian menuju keramaian pesta.
  • Apakah Anda pernah diam-diam berharap bahwa teman-teman Anda akan membatalkan rencana kalian, sehingga Anda bisa tinggal di rumah dan bersantai sambil menonton film atau membaca buku kesukaan. Apakah Anda kadang-kadang menyesal mengatakan "ya" untuk datang menghadiri undangan pesta?  Kalau jawabannya "YA" maka ini adalah ciri khas yang jelas dari seorang introvert. Selamat ya!
Berbicara seperlunya. 
Introvert bukanlah orang yang suka ngobrol, karena itu bila ingin menjadi introvert cobalah lebih banyak diam saat kegiatan kelompok. Biarkan orang lain yang berbicara lebih banyak Anda cukup menjadi pendengar saja. Bila perlu dalam obrolan ajukan pertanyaan untuk memancing orang lain berbicara lebih banyak, tetapi jagalah agar pembicaraan tetap terfokus pada hal-hal di luar diri Anda, atau hindari percakapan mengenai diri Anda sendiri.
  • Sedikit berbicara bukan berarti melepaskan diri sepenuhnya dari obrolan. Intinya adalah lebih banyak mendengarkan daripada berbicara dengan orang lain, tanggapi pernyataan orang lain untuk tetap terlibat dalam pembicaraan tanpa harus banyak bicara.
  • Apakah Anda pernah merasa malu ketika perhatian kelompok bergeser kepada Anda? Kalau "YA" maka ini merupakan indikasi yang jelas dari seorang introvert. Jika Anda menyukai sorotan dan perhatian dalam suatu kelompok, maka Anda bukanlah introvert tetapi ekstrovert.
Fokus pada satu hubungan sosial.
Introvert memang suka menyendiri tetapi bukan seorang penyendiri yang terisolasi dan tidak mampu berkomunikasi dengan orang lain. Mereka hanya tidak suka dengan keramaian, dan lebih menyukai ketenangan. Dalam berkomunikasi umumnya introvert menikmati percakapan yang dalam dan berarti dengan hanya sedikit teman misalnya mereka lebih menyukai pembicaraan empat mata (berdua) dibandingkan percakapan dengan teman-teman dalam kelompok besar.
  • Jika Anda tidak menyukai suasana ramainya pesta, maka masih oke buat anda untuk tetap menjalin persahabatan Anda dengan satu-dua teman, hal ini perlu dilakukan agar Anda tidak terlihat menjaga jarak dan tidak terlihat sebagai manusia yang "dingin". Biarkan teman Anda tahu bahwa Anda tidak menyukai keramaian.
Membuat tempat yang nyaman.
Jika Anda ingin menghabiskan waktu sendirian, maka sebaiknya Anda membuat tempat tinggal yang nyaman. Buatlah ruangan yang akan membuat Anda merasa betah untuk menghabiskan waktu di sana. Apakah Anda ingin ada rak buku tempat menyimpan buku favorit di sekitar ruangan, atau kulkas mini dan pemutar piringan hitam pada bagian lain disamping tempat duduk Anda. Aturlah ruangan Anda sesuai dengan imajinasi yang akan membuat Anda merasa senang dan betah di sana.

3. Menjadi Introvert yang Produktif

Carilah pekerjaan dengan interaksi sedikit.
Jika Anda ingin menikmati gaya hidup yang lebih introvert, cobalah untuk mencari pekerjaan, dan hobi yang memungkinkan Anda berinteraksi sesedikit mungkin dengan orang lain. Karena hal ini membuat seorang introvert nyaman, maka akan membuatnya semakin produktif. Pekerjaan berikut adalah contoh pekerjaan yang mungkin cocok bagi anda yang introvert:
  • Pemrograman komputer
  • Menulis dan mengedit 
  • Ilmuwan penelitian
  • Pekerjaan arsip atau ilmu perpustakaan
  • Blogger
  • Online Business
Fokuslah pada satu tugas pada satu waktu. 
Ekstrovert adalah orang yang multi-taker atau bisa kerja serabutan, sementara introvert lebih memilih fokus pada satu tugas dan menyelesaikannya sampai tuntas.
  • Cobalah untuk memprioritaskan waktu Anda untuk tetap fokus pada suatu hal sebelum Anda melanjutkan ke hal-hal yang lain.
Menggali lebih dalam.
Introvert umumnya tidak suka berbasa-basi, mereka lebih memilih untuk menggali percakapan lebih dalam dan serius, mereka menyukai percakapan intelektual, kadang kritis dan tidak mengenal kompromi. Hal ini juga berlaku untuk jenis pekerjaan dan proyek-proyek kreatif yang dilakukan oleh para introvert.
  • Setiap kali Anda bekerja pada sebuah proyek untuk tugas sekolah atau pekerjaan, janganlah puas dengan hasil biasa atau standar.Capailah hasil di atas standar biasa atau capai hasil yang luar biasa. Masukkan sentuhan kreatif Anda sendiri pada pekerjaan, dan tempatkan beberapa usaha ekstra di dalamnya.
Ambil tanggungjawab dan bekerja sendiri.
Jika Anda sering mendapatkan bantuan orang lain, cobalah sekarang mengambil sebuah proyek tugas sendirian dan cobalah bekerja tanpa bantuan dari orang lain. Hal ini akan dapat membantu dalam meningkatkan kepercayaan diri Anda dan kemampuan untuk mengandalkan diri sendiri di masa depan, bahkan saat ketika nanti harus bekerja bersama dengan orang lain.
  • Ambilah hal berguna bila bekerja bersama orang lain. Karena kadang tidak bisa dihindari Anda harus bekerja bersama orang lain. Dan introvert sebaiknya tidak menolak bakat dan kemampuan orang lain hanya karena ia lebih suka bekerja sendirian. Belajarlah untuk bernegosiasi dalam suatu proyek tugas/pekerjaan team tanpa harus mengendalikan mereka. Terima bantuan yang ditawarkan dan cobalah delegasikan tugas-tugas kepada mereka, sehingga Anda juga dapat memiliki waktu bersantai sendirian.
  • Menjadi mandiri. Semakin sedikit Anda meminta bantuan, semakin sedikit Anda akan harus bergantung pada orang lain. (ind)

Sumber : internet

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar yang berhubungan dengan isi konten.

 
Proudly powered by Blogger Template by Creating Website
Iwan Setiawan Blog Sitemap
© www.iwansetiawan.com All Rights Reserved
Menjadi Introvert yang Produktif