Kisah Keledai di Dalam Sumur
Posted by Iwan Setiawan
Posted on 27.12.13
with No comments
Setiap manusia pasti akan mengalami pasang surut kehidupan apapun bentuknya, kadang merasa senang dan kadang merasa sedih, kadang mendapatkan keberuntungan dan kadang mendapatkan kesulitan serta masalah. Yang terpenting adalah menyikapi dua kondisi ini dengan baik sehingga masalah bukalah menjadi batu penghalang tetapi menajadi batu pijakan untuk menjadi orang yang lebih maju. Cerita dibawah mungkin bisa menjadi inspirasi bagi Anda.
Suatu hari, keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan sangat memilukan selama berjam-jam, sementara si petani pemilik keledai dengan putus asa memikirkan apa yang harus dilakukannya.
Akhirnya, petani memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun/ditutup, karena berbahaya, jadi tidak ada gunanya untuk menolong si keledai. Dan ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.
Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.
Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang- guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu.
Sementara tetangga-tetangga si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga menguncangkan badannya dan melangkah naik. Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncat ke tepi sumur dan keluar menjauh dari sumur.
Kehidupan idak hanya memberikan pemandangan yang indah dengan rumput serta bunga yang serbak mewangi, tapi kadang kehidupan juga memberikan tanah dan kotoran kepadamu yang membuatmu kadang terjatuh ke dalam sumur kesedihan. Cara untuk keluar dari 'sumur' (kesedihan, masalah, dsb) adalah dengan menguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran dan hati kita) dan melangkah naik dari 'sumur' dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.
Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari 'sumur' yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah, rintangan akan membuatmu semakin kuat! -Aws




0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan tulis komentar yang berhubungan dengan isi konten.