Home » » Rumus Belajar Albert Einstein

Rumus Belajar Albert Einstein


Albert Einstein adalah seorang ilmuawan fisika yang sangat terkenal. Karena kejeniusannya sehingga hingga kini kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan genius. Ada hal yang menarik dari seorang Einstein dalam mengajarkan sesuatu kepada anaknya.
Hal ini berawal dari saat Einstein berumur lima tahun, ayahnya menunjukkan kompas kantung, dan Einstein menyadari bahwa sesuatu di ruang yang "kosong" ini beraksi terhadap jarum di kompas tersebut; dia kemudian menjelaskan pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menggugah dalam hidupnya. Belajar sambil bermain inilah yang membuat ia semakin tertarik dengan ilmu pengetahuan.

BELAJAR = BERMAIN = BELAJAR

MENGHAFAL BUKAN BELAJAR DAN BELAJAR BUKAN MENHAFAL.

Itulah inti sari Rumus Belajar dari Albert Einstein.

Cara belajar seperti ini juga diterapkan kepada anak-anaknya. Einstein selalu belajar bersama anaknya sambil membuat permainan ala anak-anak misalnya kapal-kapalan layar, Balon Air, Balon Udara, gasing putar... lempar batu ke air..., mencampur warna dan mengaduknya, membuat peswat dari kertas, bermain perahu dayung, bemain gelembung sabun dsb....

Dari sana Einstein selalu bertanya pada anaknya mengapa...ini bisa terjadi.... mengapa yg ini kok bisa gagal.... bagaimana ini bisa bekerja dan tidak bekerja dengan baik dan bagaimana kita bisa memperbaikinya.? Anaknya akan sangat semangat sekali menjawab dan terkadang berdebat untuk saling mempertahankan argumennya, dan Einstein sangat senang sekali apa bila di debat oleh anaknya... Ramailah proses belajar ala Einstein ini jadinya.

Melalui permainan itulah Einstein mengajari anaknya tentang hukum kecepatan, percepatan, hukum gaya berat, pergerakan, dan semua hukum2 fisika dari alam semesta.

Belum pernah Einstein mengajari anaknya sambil duduk, menulis di buku dan serius. Ia selalu mengajari anaknya kapan saja dan dimana saja, dan salah satu favorit mereka adalah "belajar/bermain" di pinggir danau.

Eintein selalu bercanda2 dengan anaknya, tertawa, tergelak bersama anaknya saat mereka sedang belajar. Einstein hampir tidak bisa memisahkan Belajar dari bermain dan bermain dari belajar.

Einstein sangat mencintai ilmu pengetahuan sekaligus juga mencintai ke dua anaknya, dengan cara belajar ala Einstein tsb, anaknyapun jadi sangat mencintai apa yg namanya ILMU PENGETAHUAN DAN 'BELAJAR, ya "BELAJAR YG SESUNGGUHNYA".

Tapi saat ini rupanya rumus Einstein tersebut sudah di anggap kadaluarsa dan tidak berlaku lagi, Rumus belajar yg di anut SEKOLAH dan Para Orang Tua saat ini telah di ganti menjadi:
"BERMAIN BUKAN BELAJAR DAN BELAJAR TIDAK BOLEH SAMBIL BERMAIN", MENGHAFAL = BELAJAR DAN BELAJAR = MENGHAFAL.

Mungkin itulah mengapa kita hingga saat ini belum berhasil melahirkan manusia jenius sekaliber Albert Einstein.

Mari kita renungkan bersama.

Sumber : Ayah Edy

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar yang berhubungan dengan isi konten.

 
Proudly powered by Blogger Template by Creating Website
Iwan Setiawan Blog Sitemap
© www.iwansetiawan.com All Rights Reserved
Rumus Belajar Albert Einstein